Archive for Agustus, 2008

h1

SEJARAH KOPI

Agustus 24, 2008
rasakan kenikmatannya

rasakan kenikmatannya

Dari kecil Q udah diajarin buat suka sama kopi, walaupun Papa Q bilang kalo kopi itu ga baek buat kesehatan tapi Q tetep suka. Para pendahuluku dulu sering banget minum kopi, Q pun kemudian diajain buat suka sama kopi dari kecil, sekarang Q malah jadi ketagihan sam kopi. Dulu waktu aku kecil ada adat yang biasa di lakuin sama Q and ade2 sepupu Q semasa kecil dulu. Kita selalu minum kopi dengan ditemani sebatang coklat dan secangkir susu, mungkin karena kita waktu itu masih kecil jadi untuk mengurangi rasa pahit pada kopi Q sama sepupu Q slalu menjuput sebatang coklat itu.

Biji kopi itu bagaikan sifat manusia hitam bijinya sepahit rasanya, tetapi setelah diolah menjadi minuman rasanya tak terkalahkan. Biji kopi yang hanya di sangrai kemudian ditumbuk pun aroma keasliannya tidak kalah dengan kopi yang telah menjadi capucino atau expresso.

Nah, ini ada sedikit sejarah kopi:

biji kopi yang unik bentuknya

biji kopi yang unik bentuknya

Kayaknya, tidak akan lengkap memulai hari ini tanpa nyeruput apa yang namanya kopi. Kopi bukan lagi sebagai minuman penghilang rasa kantuk, namun sudah menjelma menjadi sebuah gaya hidup. Di mana-mana mulai menjamur kedai-kedai kopi ternama. Selain itu, produksi kopi mulai dijual dengan sachet yang sangat praktis. Tinggal dituang oleh air panas, maka jadilah minuman yang suedep untuk memulai hari.

Terlepas dari kandungan kafein yang bercokol di dalam secangkir kopi yang masih diperdebatkan, konsumsi masyarakat dunia terhadap jenis minuman yang tidak hanya hitam itu semakin meningkat. Total 6,7 juta ton kopi diproduksi dalam kurun waktu 1998-2000 saja. Diperkirakan pada tahun 2010, produksi kopi dunia akan mencapai 7 juta ton per tahun.

Biar tambah seru, berikut adalah sejumlah fakta unik yang patut kita ketahui:

1. Kopi yang tiap hari kita minum ternyata memiliki sejarah panjang. Sejarah kopi diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia (sekarang namanya Ethiopia) yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu ia menggembala, kira-kira sekitar abad ke-9 masehi. Dari sana lalu menyebar ke daratan Mesir dan Yaman, dan kemudian pada abad 15 menjangkau lebih luas lagi ke Persia , Mesir, Turki dan Afrika utara. Namun ada yang mengatakan sejarah kopi ini berawal dari Abessynia juga, tapi lain cerita, di mana Ali al-Shadili yang gemar meminum sari biji kopi untuk membuatnya tetap terjaga demi menjalankan shalat malam. Dari sinilah akhirnya khasiat kopi menyebar sebagai minuman penghilang kantuk.

2. Mungkin kopi yang paling unik dan paling enak rasanya adalah kopi luwak. Konon kabarnya kopi yang asli dari Indonesia ini diperoleh dengan cara unik: biji kopinya diambil dari kotoran luwak –binatang sejenis kucing liar. Padahal kopi ini dihasilkan dari tanaman kopi biasa, hanya buah kopi yang sudah matang di pohonnya itu dimakan luwak. Yang menyebabkannya istimewa adalah insting luwak yang hanya memilih buah kopi terbaik untuk dimakan. Selain itu karena produksinya sangat sedikit dan rasanya selangit, maka harganya pun naudzubilah mahal nian. Bayangkan, harganya US$ 300 sampai US$ 600 per kilogram! Namun, tahukah Anda, ternyata kopi luwak itu keberadaannya saat ini sudah tidak eksis lagi. Ada banyak faktor, mulai dari berkurangnya lahan tanaman kopi hingga semakin berkurangnya satwa luwak di alam liar. Untuk itu, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI) berupaya meningkatkan produksi kopi luwak dengan menangkarkan kembali luwak yang akan disebar di Kebun Percobaan Andungsari, Kabupaten Bondowoso.

3. Kopi ternyata tidak begitu saja menjadi salah satu minuman favorit dunia yang digemari. Awalnya di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi tersebut dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang tetapi juga menghukum orang-orang yang minum kopi. Tidak hanya di Italia, di tahun 1656, Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, tetapi menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Di Swedia, konon Raja Gustaff II pernah menjatuhkan hukuman terhadap dua orang saudara kembar. Yang satu hanya diizinkan meminum kopi dan yang satu lagi diizinkan hanya nyeruput teh. Siapa yang terlebih dahulu mati, maka dialah yang bersalah dalam satu tindak pidana yang dituduhkan terhadap mereka. Ternyata yang mati duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun. Gara-gara itulah, masyarakat Swedia menjadi sangat tergila-gila dengan kopi, bahkan paling fanatik di dunia. Sehingga sampai sekarang negara-negara Skandinavia kini peminum kopi tertinggi per kapita di dunia. Setiap orang bisa menghabiskan 12 kg lebih per tahun.

4. Dulu awalnya, Indonesia merupakan pengekspor kopi terbesar dan terbaik di dunia. Dan tahukah Anda, hal itu terjadi sebelum tahun 1880-an, dimana pada tahun tersebut terjadi wabah hama karat daun yang memusnahkan kopi arabika yang ditanam di bawah ketinggian 1 km di atas permukaan laut, dari Sri Lanka hingga Timor. Brasil dan Kolombia akhirnya mengambil alih peran sebagai eksportir kopi arabika terbesar, sampai kini. Dan pada masa jaya itu, industri kopi di Jawa pernah berpameran di AS untuk memperkenalkan kopi, sehingga publik AS mulai mengenal kopi dan menjuluki minuman itu dengan nama Java.

Sumber: http://id.wikipedia.org/, http://www.tapanulicoffee.com/

Iklan
h1

COFFEE PRINCE

Agustus 23, 2008

CoffeE Prince

Ini salah drama series yang gw suka banget
Ceritanya tentang Eun chan lebih lengakapnya Go Eun Chan seorang cewek yang harus bekerja keras untuk menghidupi ibu dan adiknya dengan menjadi seorang pengantar susu di pagi hari, delivery service pada siang hari dan memasang mata untuk boneka pada malam hari. Karena tanggung jawabnya yang begitu besar terhadap keluarga menjadikan Eun Chan seorang cewek tomboy.

Karena kejadian yang tidak sengaja ia berkenalan dengan Han Kyul seorang cowok yang baru saja balik ke korea setelah menyelesaikan kuliahnya, karena kesalahafaham Han Kyul menuduh Eun Chan berkomplot dengan pencopet untuk mencopet dompet teman wanitanya, Eun Chan tentu saja tidak menerima ini dan mendatangi hotel tempat Han Kyul menginap dan meminta ganti rugi untuk motornya yang dirusak oleh Han Kyul, melihat penampilan Eun Chan yang seperti cowok tiba2 saja dia mendapat ide untuk memperalat Eun chan untuk pura2 menjadi kekasihnya agar dia tidak setuju dengan perjodohan yang di atur oleh neneknya, (Han Kyul tidak tau kalau sebenarnya Eun Chan adalah seorang cewek karena “dadanya” sangat rata)
Akhirnya Eun Chan pun setuju untuk berpura2 menjadi kekasihnya Han Kyul karena dia sedang butuh uang,Ketika hari perjodohan itu tiba Eun Chan dengan berpakaian cowok kencan dengan Han Kyul dan cewek yang di jodohkan dengannya pun marah2 karena berpikir Han Kyul adalah seorang gay.

Di saat yang berbeda karena sering mengantarkan susu kepada seorang pelanggan yang di kemudian hari ternyata diketahui adalah sepupu Han Kyul seorang produser musik yang bernama Choi Han Seong yang sedang patah hati karena gadis yang di cintainya meninggalkannya demi pria lain, dan gadis ini juga yang diam2 selama 9 tahun ini di cintai oleh Han Kyul.
Melihat hal tersebut nenek Han Kyul akhirnya menyuruh dia mengelola sebuah kafe yang sudah bangkrut dan memberi batas waktu 3 bulan untuk membuat kafe itu bangkit kembali. Akhirnya Han Kyul pun meminta bantuan Eun Chan untuk mengelola kafe itu di Bantu dengan beberapa temannya, karena pegawai semuanya adalah “laki-laki” maka kafe itupun di beri nama ‘Coffee Prince”

Setelah berjalan beberapa saat coffee prince mulai berjalan dan hubungan Han Kyul dan Eun Chan pun semakin dekat, yang tidak di sadari oleh Han Kyul adalah bahwa dia benar2 tertarik pada Eun Chan tapi karena dia berpikir kalau Eun Chan adalah seorang cowok maka dia menahan semua perasaannya sampe dia pergi ke Psikolog karena dia mengalami pertentangan bathin diaaberpikir kalau dia mempunyai kelainan sexual karena dia menyukai laki2.Eun Chan pun ternyata diam2 menyukai Han Kyul tapi dia hanya memendamnya karena takut identitasnya ketahuan karena hanya manajer kafe yang tau dia adalah perempuan.

Han Kyul tidak tahan dengan situasi ini akhirnya menghindari Eun Chan dengan tidak datang ke kafe untuk beberapa saat tapi hal itu malah membuatnya semakin menderita karena justru dia semakin teringat pada “laki-laki” itu. Karena sudah tidak tahan lagi pada suatu malam ketika pegawai yang lain sudah pulang dia pun nekat mencium Eun chan dan dia mengatakan bahwa dia tidak peduli semuanya,karena dia tidak dapat menahan perasaannya lagi.

Keesokan harinya Eun Chan berjanji pada dirinya ia akan menceritakan identitas yang aslinya pada Han Kyul dan dia berharap Han Kyul mau mengerti dan menerima semua penjelasannya namun yang terjadi adalah Han Kyul sangat marah dan sangat kecewa karena dia merasa telah di bohongi oleh Eun Chan dan meminta Eun Chan untuk mengundurkan diri dari coffee Prince, Eun Chan yang tidak terima mencoba menjelaskan alasan di balik semua itu dengan dibantu oleh pegawai café yang lain yang ikut membujuk Han Kyul akhirnya cowok itu mau juga memaafkan Eun Chan dan mengajak dia kencan seperti umumnya orang yang berpacaran.

Walaupun memasuki episode2 akhir serial ini cukup bertele2 tapi cukup worth it untuk jadi satu alternative tontonan dan serial buatan MBC ini menjadi salah satu drama yang banyak dibicarakan di forum2 sepanjang 2007
Ditambah lagi penampilan Gong Yoo yang keren abis dan cool dan chemistry yang kuat antara dia dan Yoon Eun Hye jangan sampe nggak di koleksi

Cast
Go Eun Chan : Yoon Eun Hye
Choi Han Kyul : Gong yoo

h1

SEJARAH GERAKAN PRAMUKA

Agustus 15, 2008

AWAL KEPRAMUKAAN DI INDONESIA

Masa Hindia Belanda

Kenyataan sejarah menunjukkan bahwa pemuda Indonesia mempunyai saham besar dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia serta ada dan berkembangnya pendidikan kepramukaan nasional Indonesia. Dalam perkembangan pendidikan kepramukaan itu tampak adanya dorongan dan semangat untuk bersatu, namun terdapat gejala adanya berorganisasi yang Bhinneka.

Organisasi kepramukaan di Indonesia dimulai oleh adanya cabang “Nederlandse Padvinders Organisatie” (NPO) pada tahun 1912, yang pada saat pecahnya Perang Dunia I memiliki kwartir besar sendiri serta kemudian berganti nama menjadi “Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging” (NIPV) pada tahun 1916.

Organisasi Kepramukaan yang diprakarsai oleh bangsa Indonesia adalah “Javaanse Padvinders Organisatie” (JPO); berdiri atas prakarsa S.P. Mangkunegara VII pada tahun 1916.

Kenyataan bahwa kepramukaan itu senapas dengan pergerakan nasional, seperti tersebut di atas dapat diperhatikan pada adanya “Padvinder Muhammadiyah” yang pada 1920 berganti nama menjadi “Hisbul Wathon” (HW); “Nationale Padvinderij” yang didirikan oleh Budi Utomo; Syarikat Islam mendirikan “Syarikat Islam Afdeling Padvinderij” yang kemudian diganti menjadi “Syarikat Islam Afdeling Pandu” dan lebih dikenal dengan SIAP, Nationale Islamietishe Padvinderij (NATIPIJ) didirikan oleh Jong Islamieten Bond (JIB) dan Indonesisch Nationale Padvinders Organisatie (INPO) didirikan oleh Pemuda Indonesia.

Hasrat bersatu bagi organisasi kepramukaan Indonesia waktu itu tampak mulai dengan terbentuknya PAPI yaitu “Persaudaraan Antara Pandu Indonesia” merupakan federasi dari Pandu Kebangsaan, INPO, SIAP, NATIPIJ dan PPS pada tanggal 23 Mei 1928.

Federasi ini tidak dapat bertahan lama, karena niat adanya fusi, akibatnya pada 1930 berdirilah Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh dari Jong Java Padvinders/Pandu Kebangsaan (JJP/PK), INPO dan PPS (JJP-Jong Java Padvinderij); PK-Pandu Kebangsaan).

PAPI kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) pada bulan April 1938.

Antara tahun 1928-1935 bermuncullah gerakan kepramukaan Indonesia baik yang bernafas utama kebangsaan maupun bernafas agama. kepramukaan yang bernafas kebangsaan dapat dicatat Pandu Indonesia (PI), Padvinders Organisatie Pasundan (POP), Pandu Kesultanan (PK), Sinar Pandu Kita (SPK) dan Kepanduan Rakyat Indonesia (KRI). Sedangkan yang bernafas agama Pandu Ansor, Al Wathoni, Hizbul Wathon, Kepanduan Islam Indonesia (KII), Islamitische Padvinders Organisatie (IPO), Tri Darma (Kristen), Kepanduan Azas Katholik Indonesia (KAKI), Kepanduan Masehi Indonesia (KMI).

Sebagai upaya untuk menggalang kesatuan dan persatuan, Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia BPPKI merencanakan “All Indonesian Jamboree”. Rencana ini mengalami beberapa perubahan baik dalam waktu pelaksanaan maupun nama kegiatan, yang kemudian disepakati diganti dengan “Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem” disingkat PERKINO dan dilaksanakan pada tanggal 19-23 Juli 1941 di Yogyakarta.

Masa Bala Tentara Dai Nippon

“Dai Nippon” ! Itulah nama yang dipakai untuk menyebut Jepang pada waktu itu. Pada masa Perang Dunia II, bala tentara Jepang mengadakan penyerangan dan Belanda meninggalkan Indonesia. Partai dan organisasi rakyat Indonesia, termasuk gerakan kepramukaan, dilarang berdiri. Namun upaya menyelenggarakan PERKINO II tetap dilakukan. Bukan hanya itu, semangat kepramukaan tetap menyala di dada para anggotanya.

Masa Republik Indonesia

Sebulan sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, beberapa tokoh kepramukaan berkumpul di Yogyakarta dan bersepakat untuk membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia sebagai suatu panitia kerja, menunjukkan pembentukan satu wadah organisasi kepramukaan untuk seluruh bangsa Indonesia dan segera mengadakan Konggres Kesatuan Kepanduan Indonesia.

Kongres yang dimaksud, dilaksanakan pada tanggal 27-29 Desember 1945 di Surakarta dengan hasil terbentuknya Pandu Rakyat Indonesia. Perkumpulan ini didukung oleh segenap pimpinan dan tokoh serta dikuatkan dengan “Janji Ikatan Sakti”, lalu pemerintah RI mengakui sebagai satu-satunya organisasi kepramukaan yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan No.93/Bag. A, tertanggal 1 Februari 1947.

Tahun-tahun sulit dihadapi oleh Pandu Rakyat Indonesia karena serbuan Belanda. Bahkan pada peringatan kemerdekaan 17 Agustus 1948 waktu diadakan api unggun di halaman gedung Pegangsaan Timur 56, Jakarta, senjata Belanda mengancam dan memaksa Soeprapto menghadap Tuhan, gugur sebagai Pandu, sebagai patriot yang membuktikan cintanya pada negara, tanah air dan bangsanya. Di daerah yang diduduki Belanda, Pandu Rakyat dilarang berdiri,. Keadaan ini mendorong berdirinya perkumpulan lain seperti Kepanduan Putera Indonesia (KPI), Pandu Puteri Indonesia (PPI), Kepanduan Indonesia Muda (KIM).

Masa perjuangan bersenjata untuk mempertahankan negeri tercinta merupakan pengabdian juga bagi para anggota pergerakan kepramukaan di Indonesia, kemudian berakhirlah periode perjuangan bersenjata untuk menegakkan dan mempertahakan kemerdekaan itu, pada waktu inilah Pandu Rakyat Indonesia mengadakan Kongres II di Yogyakarta pada tanggal 20-22 Januari 1950.

Kongres ini antara lain memutuskan untuk menerima konsepsi baru, yaitu memberi kesempatan kepada golongan khusus untuk menghidupakan kembali bekas organisasinya masing-masing dan terbukalah suatu kesempatan bahwa Pandu Rakyat Indonesia bukan lagi satu-satunya organisasi kepramukaan di Indonesia dengan keputusan Menteri PP dan K nomor 2344/Kab. tertanggal 6 September 1951 dicabutlah pengakuan pemerintah bahwa Pandu Rakyat Indonesia merupakan satu-satunya wadah kepramukaan di Indonesia, jadi keputusan nomor 93/Bag. A tertanggal 1 Februari 1947 itu berakhir sudah.

Mungkin agak aneh juga kalau direnungi, sebab sepuluh hari sesudah keputusan Menteri No. 2334/Kab. itu keluar, maka wakil-wakil organi-sasi kepramukaan menga-dakan konfersensi di Ja-karta. Pada saat inilah tepatnya tanggal 16 September 1951 diputuskan berdirinya Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) sebagai suatu federasi.

Pada 1953 Ipindo berhasil menjadi anggota kepramukaan sedunia

Ipindo merupakan federasi bagi organisasi kepramukaan putera, sedangkan bagi organisasi puteri terdapat dua federasi yaitu PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia) dan POPPINDO (Persatuan Organisasi Pandu Puteri Indonesia). Kedua federasi ini pernah bersama-sama menyambut singgahnya Lady Baden-Powell ke Indonesia, dalam perjalanan ke Australia.

Dalam peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-10 Ipindo menyelenggarakan Jambore Nasional, bertempat di Ragunan, Pasar Minggu pada tanggal 10-20 Agustus 1955, Jakarta.

Ipindo sebagai wadah pelaksana kegiatan kepramukaan merasa perlu menyelenggarakan seminar agar dapat gambaran upaya untuk menjamin kemurnian dan kelestarian hidup kepramukaan. Seminar ini diadakan di Tugu, Bogor pada bulan Januari 1957.

Seminar Tugu ini meng-hasilkan suatu rumusan yang diharapkan dapat dijadikan acuan bagi setiap gerakan kepramukaan di Indonesia. Dengan demikian diharapkan ke-pramukaan yang ada dapat dipersatukan. Setahun kemudian pada bulan Novem-ber 1958, Pemerintah RI, dalam hal ini Departemen PP dan K mengadakan seminar di Ciloto, Bogor, Jawa Barat, dengan topik “Penasionalan Kepanduan”.

Kalau Jambore untuk putera dilaksanakan di Ragunan Pasar Minggu-Jakarta, maka PKPI menyelenggarakan perkemahan besar untuk puteri yang disebut Desa Semanggi bertempat di Ciputat. Desa Semanggi itu terlaksana pada tahun 1959. Pada tahun ini juga Ipindo mengirimkan kontingennya ke Jambore Dunia di MT. Makiling Filipina.

Nah, masa-masa kemudian adalah masa menjelang lahirnya Gerakan Pramuka.

KELAHIRAN GERAKAN PRAMUKA

Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.

Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.

Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme (Lampiran C Ayat 8).

Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961.

Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu.

Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial).

Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.

Kelahiran Gerakan Pramuka Kelahiran

Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu :

1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA

· Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.

· Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.

2. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.

Gerakan Pramuka Diperkenalkan

Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya.

Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian.

Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang.

Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.

Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.

Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.

Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai.

Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

h1

SIAL BANGET,,,2

Agustus 15, 2008

Hari rabu adalah puncak hari penyiksaan Q. Suara gemuruh tawa temen2 Q. alah sok puitis bwgd. Keadaan kelas udah riuh bwgd , Q jadi ragu2 siang itu bwt nyanyi, latihan udah, persiapan mental udah, tapi kalo penontonnya brutal kayak gini yan jadi down lah. Di rumah dah latihan biar nggak fals. Tapi,,,,,,,,,, tiittttttttttttttt di sensor takut buka aib. hohohohohho

Q masih ngelak waktu disuruh maju, tapi tuh temn2 yang agresif dan tuh guru tetep aja kekeuh bwt nyuruh Q maju. Apa mereka udah nggak sabar denger suara Q yang merdu bwgd ini ya???? Itu makin membuat Q nervous,,, Oh GOD,, please help me….

LAgaknya penyanyi profesional, Q maju ke depan kelas, hati dan suara Q persiapkan. Siap ambil nada,,, siap mengeluarkan suara,,, tapi……………. kenapa suara Q jadi fals, bergetar, and nggak karuan ya???!!! Padahal waktu latian swara Q bagus kok (narzizt kaleee!!!!!). Lagu KD yang menghitung hari pun jadi makin ga karuan waktu aku nyanyiin. Pake lupa lirik2nya lagi,,,, Bwt semua penggemarnya KD muupkan Q yang telah merusak lagunya,,, jn didenda royalti ya????!!! Q lg bokek nie,,,,

Itu baru penderitaan pertama,,, lagu selanjutnya Q lebih PD tapi knapa swara Q maih serak2 becek gtw ya???!!! Apa ini karena nervous???!!! Q juga cuma nyanyi dengan swara yang seadantya karena dah keburu malu. Langsung aja Q jaln ambil lari duduk di tempat duduk Q.

Hari berikutnya waktu pelajaran basa Indonesia, dapet tugas bikin puisi. Nah, yang jadi masalahnya adaalah bikin puisi itu dgn iringan lagu SEMPURNA lagu yang baru kemaren Q nyanyiin dan Q trauma sama lagu itu… Bwt ANDRA and the BACKBONE maapkan Q yang telah menyanyikn lagumu dengan tak sepenuh hati. Dan sialnya lagi, Q harus baca puisi yang pertama dengan iringan lagu SEMPURNA duh sialnya Q hari itu….

h1

SIAL BANGET,,,,

Agustus 8, 2008

Pelajaran kimia yang kadang2 membuat Q ngantuk hari itu sie tersa biasa aja,,. asyik ngerjain soal (duh ngerjain soal apa nyontek jawaban ,Non?!) guru Q itu cewe, iya sie tuh guru lumayan masih muda dan gemuk, tapi tuh guru lebih gemuk dari aku lho,,,.

Nah, dari sinilah semua dimulai,,,,,

Dalam pelajaran kimia kalo ada orang yang sengaja maupun nggak sengaja nyanyi ato mendendangkan lagu di kelas dia wajib maju ke depan kelas dan nyanyiin lagu tadi,,,. Ade kelas Q udah beberapa yang kena hukum karma kayak gitu. Nah masalahnya lagi tuh guru baru bialang kalo dia merasa bangga ama kelas Q yang uda sebulan diajar ga pernah ada yang nyanyi di kelaz. Five minutes leter, guru itu bilang kalo dua minggu lagi bakal ada ulangan kimia, temen Q Fi2 yang kebetulang didepanQ bilang,, nie ada cuplikan percakapannya,,:

“wah, byk ulanga nie,,,, iya tinggal,,,,” (Fi2 yg lola lgsg mikir lama)

“inggal,,,”au langsung nyanyi” Menghitung hari,,,,detik demi detik,,,”(nyanyi dengan gaya krisdayanti yang asli guys suaranya fals bis,,,)

one secon leter,,,ga ada yang sadara kalo Q nyanyi,,,Q sendiri dgn begona juga nggak sadar,, terus,,

temenQ ada yang teriak,,”Eh, kamu nyanyi ya???!!” hanya dengan kalimat itu kelas langsung heboh, padahal sedetik yang lalu nggak ada yang sadar kalo Q nyanyi,,,. Oh God, apa yang terjadi pada Q??!!
knapa Q jadi orang paling lola di kelaz???!!!!

langsung deh Q disuruh nyanyi sama guru Q tapi Q tolak lah,,,trus tuh guru nyuruh Q ngerjain soal abis itu nyanyi tapi Q tolak langsung aja Q ngeloyor ke tempat duduk Q.

“Suara kamu bagus kok, tadi ibu denger” sie guru sok muji gitu deh kalo swara gw bagus,, padahal???!!! tapi emang mungkin juga kalo suara Q bagus(narsis) semerdu Maria Kere, Christina Aquarium, Jos Grobogan, dan Shane Westlife,,,hehehehehehe.Q tetep nolak tawaran bwt nyanyi hingga akhirnya Q dapet tawaran bwt nyanyi dua lagu minggu depan, berakhir smua harapnQ,,,,

Jadi tunggu kelanjutan seritanya minggu depan aja,,

waktu penyiksaan Q dimulai,,,,