h1

TANGIS DARAH MEMBANJIRI BUMI PERKEMAHAN ITU SEASON 2

Oktober 11, 2008

waktu upacara api unggun

waktu upacara api unggun

Masih lanjutan cerita kemping yang jadi nightmare bwt Q and temen2 panitia. Tragedi api unggun itu belum seberapa dengan malunya Q and temen2 panitia yang terlihat kurang persiapan di depan semua peserta kemping.

Tangis Q makin mendera ketika ternyata yang menjadi pemimpin pasukan adalah anak kelas X yang belum ngerti kalo kita ga boleh memebelakangi api unggun, tapi dia malah membubarkan barisan dan peserta yang laen disuruh membelakangi api unggun. Q ga kuat lagi apalagi waktu penyalaan api unggun yang sebelumnya harus dibacakan Dasa Dharma oleh 10 peserta kemping. Langsung aja Q peluk Nidhi sambil nangis, Q takut puncak acara itu menjadi gagal. Takut bwgd,,,,. Q ga tahan terus2an kayak gini. Semua itu belum seberapa dibandingkan dengan pertengkaran Q dengan ‘Ndhut’ yang berpuncak pada tangis Q. Q, dia dan panitia laen saling adu mulut. Ga tertahankan lain, air mataku yang udah jatuh. Q ga kuat lagi berdiri dan bertahan.

Belum lagi masuknya orang asing yang bikin kita semua panitia ga suka dan jadi senewen. Sebut aja

mau nyalain api unggun

mau nyalain api unggun

namanya kk Rion, dan Kk Ayu. Sebenernya mereka adalah pendamping pramuka kita. Tapi apa yang mereka lakukan pada kami dan panitia? Bantuan pra kemah aja mereka ga bantuin kami. Malah kakak pembina kami yang udah pindah ke Bandung yang rela bantuin kami dan pulang ka Jogja hanya untuk mendampingi dan membantu kami. Gimana kami ga sakit hati kalo yang harusnya ngisi acara itu kita malah diisi sama meraka. Jelas aja dung kita marah. Udah ga tau sistemnya tau2 nongal aja gitu ga jelas. Dua pembina itu adalah pembina yang paling di benci sama satu angkatan Q. dari panitia luar ampe dalem semua ga ada yang suka sama dia. Ngeliat foto mereka aja udah pengin muntah2,,,. Kita semua panitia udah terlanjur sakit hati sama mereka.

panitia yang menghibur

panitia yang menghibur

Semua panitia dalem yang cewek ampir nangis ga kuat bahkan panitia yang cowok tinggal kemarahan yang membara sama ketua pantia. Q jadi ga enak sama mereka semua. Pokoknya kejadian itu bener2 memalukan buat kita semua. Memang kalo diliat dari luar dari peserta acara kita berhasil dan kreatif tapi di liat dari panitianya, huhuh jangan tanya dech!!!! Ancur berantakan, tak terkira. Q sekit terhibur dengan acara pentas seni api unggun, ternyata panitia luar yang cowok pada nampilin pestas seni yang oke punya dan pesertanya yang ‘lumayan’ antusias sama acara pentas seni itu karena emang itu panitia yang bikin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: